Opini
Blog Pribadi vs. Media Sosial: Tempat Mana yang Lebih Jujur? Paid Members Public
Pernah gak kamu nulis status, lalu hapus lagi sebelum di-post? Bukan karena salah ketik—tapi karena ragu: “Apa ini terlalu jujur untuk dilihat orang lain?” Aku sering. Kadang aku pengen cerita soal hari yang melelahkan, tentang cemas yang datang tiba-tiba, atau tentang kebanggaan kecil yang gak ada hubungannya sama kerjaan.
Dari Guru Kimia Jadi Pendekar Maya Paid Members Public
Saya pernah berdiri di depan kelas, menjelaskan reaksi redoks dan rumus mol ke siswa-siswa yang lebih tertarik pada facebook daripada tabel periodik. Waktu itu, saya pikir: “Hidup saya akan selalu berada di antara papan tulis dan laboratorium.” Tapi hidup punya jalannya sendiri. Dan hari ini, alih-alih mengawasi praktikum, saya duduk
Dulu Ngeblog, Sekarang Ngeblog Lagi Paid Members Public
Halo, perkenalkan saya Feri. Kalau kamu nemu tulisan ini, kemungkinan besar kamu nyasar... atau memang sengaja mampir. Apapun itu, selamat datang. Saat saya memutuskan untuk membuat blog ini, satu pertanyaan muncul: untuk apa? Di tengah begitu banyaknya platform media sosial dan video berdurasi 30 detik yang bisa memberi dopamine instan,