Security Theatre — Ilusi Keamanan yang Lebih Berbahaya dari Serangan Itu Sendiri Paid Members Public
Sebagian besar aktivitas keamanan di organisasi adalah theatre — terlihat meyakinkan tapi tidak mengubah postur risiko secara substansial. Kebijakan yang tidak dibaca, training yang tidak mengubah perilaku, audit yang tidak menguji. Theatre bertahan karena sistem menghargainya: incentive CISO, checklist auditor, dan kebutuhan manajemen akan rasa aman. Ilusi keamanan lebih berbahaya dari
AI, Etika, dan Perasaan Takut Paid Members Public
Mari jujur sebentar. Apa kamu pernah merasa... “Wah, kalau AI makin canggih gini, aku bakal digantikan?” Saya pernah. Bahkan sering. Sebagai seseorang yang berkecimpung di bidang teknologi, saya terbiasa dengan perubahan. Tapi perkembangan AI yang sekarang ini bukan cuma soal tools baru. Ia mengubah cara kita bekerja, berpikir, bahkan mendefinisikan
Belajar Lagi, Mulai Lagi Paid Members Public
Di tulisan sebelumnya saya bilang: teknologi nggak pernah nunggu. Dan AI adalah salah satu contoh paling nyata dari itu. Sekarang pertanyaannya: kalau kita nggak mau tertinggal, lalu harus bagaimana? Jawaban saya sederhana: kita belajar lagi. Kita mulai lagi. Saya tahu, itu nggak mudah. Belajar itu capek. Mulai itu berat. Terlebih
Tools Lengkap ≠ Aman: Kenapa Organisasi dengan 15 Security Tools Bisa Lebih Rentan Paid Members Public
Tools Lengkap ≠ Aman: Kenapa Organisasi dengan 15 Security Tools Bisa Lebih Rentan TL;DR - Lebih banyak tools bukan berarti lebih aman. Organisasi dengan 15 tools bisa lebih rentan dari yang punya 3 — kalau yang 3 itu benar-benar dijalankan. - Alert fatigue membunuh deteksi. 10.000 alert per hari dengan
Security Theatre — Ilusi Keamanan Paid Members Public
Pernah lihat satpam di lobby gedung yang cuma tanya "mau ke mana, Pak?" — lalu langsung kasih masuk tanpa cek apa-apa? Itu security theatre. Dan kalau Anda pikir itu cuma terjadi di lobby — coba lihat lagi infrastruktur IT organisasi Anda. --- Definisi yang Jujur Security theatre adalah aktivitas keamanan
Tools Lengkap ≠ Aman: Kenapa Organisasi dengan 15 Security Tools Bisa Lebih Rentan Paid Members Public
TL;DR Lebih banyak tools bukan berarti lebih aman. Organisasi dengan 15 tools bisa lebih rentan dari yang punya 3 — kalau yang 3 itu benar-benar dijalankan. Alert fatigue membunuh deteksi. 10.000 alert per hari dengan tim SOC 3 orang = 95% blind spot. Shelfware itu nyata. Rata-rata organisasi hanya benar-benar
Kenapa Security Gagal: Bukan Hacker, Tapi Keputusan yang Terus Ditunda Paid Members Public
TL;DR * Mayoritas breach berasal dari hal mendasar — password default, patch telat, misconfiguration — bukan serangan sophisticated. * Narasi "hacker canggih" melindungi ego organisasi, tapi menghalangi perbaikan akar masalah. * Tools mahal tanpa proses dan kapasitas tim adalah pemborosan, bukan investasi security. * Yang dibutuhkan bukan teknologi baru, tapi disiplin, visibility, dan
Ketika ChatGPT Jadi Guru Kedua: Apa yang Tersisa dari Daya Pikir Siswa? Paid Members Public
Sejak kehadiran ChatGPT dan berbagai kecerdasan buatan sejenis, cara belajar siswa mengalami lompatan besar. Di satu sisi, teknologi ini membuka akses informasi yang cepat, akurat, dan luas. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan yang menggigit: jika semua jawaban bisa didapat dalam hitungan detik, apakah siswa masih diajak untuk berpikir? Dalam